WaW: BNN 2 Kelurahan di Kab, Ketapang Kategori Bahaya Narkoba?

KALBAR, BuseronlineNews.com – Kepala Badan Narkotika Nasional {BNN} Provinsinya dan Kalimantan Barat, Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto telah mengungkap, ada dua Kelurahan di Kabupaten Ketapang yang masuk dalam katagori Bahaya Narkoba? Dua Kelurahan yang masuk katagori bahaya narkotika di Kabupaten Ketapang adalah Kelurahan Sampit dan Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan,” ucapnya saat mengunjungi Kabupaten Ketapang {Kalbar}, Jum’at, 25/8/2023. “Sumirat telah menerangkan, pihaknya sudah menetapkan Desa-desa di Kabupaten Ketapang dengan sejumlah kategori. Mulai dari katagori ‘aman’, 90 desa berada di katagori ‘siaga’, empat desa di katagori ‘waspada’, dan dua desa masuk dalam radar katagori ‘babaya’. Ia memaparkan, ada sebanyak 166 desa masuk dalam katagori ‘aman’, 90 desa berada di katagori ‘siaga’ , empat desa di ke atagori ‘waspada’ dan dua desa masuk dalam radar katagori ‘babaya’?. Sumirat, menjelaskan angka prevalensi {Pernah Pake}, pengguna narkotika di Kalimantan Barat {Kalbar}, menempati urutan ke 23 Se-Indonesia yaitu, 0,80 persen atau 33.550 orang. “Sementara di Kabupaten Ketapang, angkanya 0,80 persen atau 3.480 orang pernah memakai narkoba. Kalau untuk angka setahun terakhir ini, 0,40 persen atau 1.740 orang. Sumirat menambahkan, BNN Provinsi Kalbar tak henti melakukan upaya, Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika {P4GN}. Upaya ini bukan hanya tanggung jawab BNN namun juga semua pihak, mulai dari kalangan Pemerintah, Swata maupun Masyarakat. “Sumirat, meminta Organisasi Perangkat Daerah {OPD} yang ada di Kabupaten Ketapang untuk menyusun laporan Rencana Aksi Nasional {RAN}, P4GN dengan tugas sebagai, Penyuluh, Fasilitator, Pendamping, dan Penggalang Laporan di Instansi masing-masing di lingkungan sekitarnya. Dari 24 OPD di Kabupaten Ketapang baru 1 OPD yang memiliki akun pelaporan RAN, ya itupun belum pernah sama sekali melakukan pelaporan di RAN,” ucapnya.

{ Ms. H./TeamBuserKalbar}

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.