Imran Wamnebo Berharap Pemerintah Dapat Mengeruk Sungai Batu Boy, Untuk Mencegah Terjadinya Banjir Kamis, 13 July 2023

banner 468x60

BuseronlineNews.com // Maluku –  Tingginya Sedimentasi pada sungai di Desa Batu Boy kecamatan Namlea kabupaten Buru Provinsi Maluku, mengakibatkan sering terjadinya banjir dikala musim penghujan

Kali batu boy butuh dilakukan normalisasi yaitu pengangkatan sedimen ungkap Imran Wamnebo selaku PJ Kepala Desa batu Boy kecamatan Namlea Kabupaten Buru

Diini hari Rabu 12 July jam 12.00 wit tepatnya depan kantor desa batu boy menuju kejembatan hujan tak hentinya mengguyur seharian penuh tampak rumah sekitarnya tergenang air yang berasal dari sungai batu boy

Tampak kepala desa dan perangkatnya terjun langsung mengangkat serpihn kayu dan sampah yang sedang menutupi selokan air ini dari sungai naik keatas dan turun lagi kesungai namun karena banyak juga rumput yang menutupi selokan akhirnya terjadi genangan air disekitarnya

salah satu warga didesa batu boy.Hency Limba mengatakan rumah kediamannya terlihat jauh dari sungai tersebut namun ketika penghujan datang air menembus talud hingga masuk kepengarangan rumahnya

Padahal talud tersebut sudah jauh dari kali atau sungai tersebut.meluapnya air tersebut dikarenakan sedimentasi sudah tinggi dengan badan kali atau sungai sudah barang tentu akan terjadinya banjir ketika musim penghujan,” tuturnya

Kalau musim hujan yang cukup tinggi rumah sekitarnya terendam air sehingga beliau berharap agar pemerintah dan pemerintah daerah dapat melakukan normalisasi secepatnya karena dikuatirkan ketika terjadi musim hujan lagi areal disekitar pasti terendam air dan tentunya kekuatan bangunan rumah sekitar tidak akan bertahan lama karena sering direndami dengan air

Sementara bukan saja perlunya dilakukan normalisasi di kali atau sungai batu boy tapi perlunya juga normalisasi pada kali atau sungai Desa Lala Kecamatan Namlea Kabupaten tepatnya dibawah jembatan pamali,” ucap Safrudin Umasugi selaku penduduk warga Lala

Dirinya mengatakan kalau kali pamali tidak dikeruk yang dikuatirkan air akang meluap dan masuk ke dalam pemukiman warga Desa Lala olehnya itu dirinya juga berharap pemerintah dan pemerintah daerah dapat memperhatikan kedua kali atau sungai tersebut,” tambahnya.

Kepala dinas badan bencana alam kabupaten Buru Hadi Zulkarnain ketika dikonfermasi lewat telpon selulernya beliau mengatakan akan menyampaikan hal tersebut ke badan bencana alam provinsi Maluku,” ucapnya.

(Syam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.