Prajurit Lanal Bandung Ikuti Apel Khusus Jajaran Koarmada I Secara Virtual

banner 468x60

BuseronlineNews.com, Bandung,- Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lanal Bandung yang dipimpin Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T., M.Sc., M.Tr.Hanla., mengikuti Apel Gabungan Jajaran Koarmada I secara Virtual melalui Zoom Meeting, bertempat di Lapangan Apel Markas Komando (Mako) Lanal Bandung, Jalan Aria Jipang No. 8 Kota Bandung, Kamis (14/07/2022).

Kegiatan Apel Gabungan Jajaran Koarmada I secara tatap muka tersebut dilaksanakan terpusat di Komplek TNI AL Pondok Dayung Tanjung Priok Jakarta Utara yang dipimpin langsung oleh Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P.

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., dalam amanatnya mengatakan bahwa Apel Khusus Koarmada I ini pada hakekatnya merupakan salah satu sarana komunikasi antara pemimpin Koarmada I dalam hal ini saya selaku Panglima Koarmada I dengan seluruh personel di jajaran Koarmada I.

Adapun tujuannya antara lain yaitu untuk meningkatkan disiplin personel, mengontrol dan mengecek kehadiran personel, sarana untuk penyampaian informasi dan arahan dari pimpinan TNI Angkatan Laut, sarana pembinaan personel, serta untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan sesame personel Koarmada I.

Berkaca dari pentingnya makna yang terkandung dari tujuan apel khusus tersebut, maka kehadiran para prajurit dan pegawai negeri sipil pada kegiatan apel khusus ini adalah wajib, terkecuali bagi yang sedang melaksanakan dinas aktif jaga dan tugas khusus.

Tidak terasa, hari ini kita sudah berada di pertengahan tahun 2022. Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, marilah kita sejenak merenung untuk evaluasi dan introspeksi diri, terhadap segala hal yang telah kita perbuat dan laksanakan. Apakah kita telah bekerja yang optimal demi kemajuan dan harumnya organisasi Koarmada I yang kita cintai dan banggakan ini ? atau hanya rutinitas saja, yang selama ini kita laksanakan semua saya kembalikan kepada diri masing-masing individu.

Selaku pimpinan di Koarmada I ini, secara umum saya telah mencoba melaksanakan evaluasi terhadap kinerja Koarmada I. Saya patut berbangga, dengan segala prestasi yang telah dicapai, diantaranya yaitu dibidang operasi, melalui penegakan hukum dan kedaulatan, kita telah banyak melaksanakan proses hukum terhadap kapal-kapal yang melanggar maupun menggagalkan berbagai macam penyelundupan dan kegiatan illegal lainnya.

Sedangkan prestasi dibidang lainnya yang terkini, Mako Koarmada I telah menerima BMN Awards dengan predikat juara I untuk UO TNI Angkatan Laut, atas prestasi pelaporan SIMAK BMN. Saya ucapkan terimaksih, yang tidak terhingga atas kinerja yang telah dicapai. Namun demikian kita tidak boleh berpuas diri, karena berdasarkan evaluasi yang telah saya lakukan, mesih terdapat pula, hal-hal yang justru merugikan dan mencoreng nama baik Koarmada I ini. Masih adanya pelanggaran dan tindak pidana yang dilakukan oleh personel Koarmada I, diantaranya yaitu Desersi, penyalahgunaan Narkoba, Premanisme, penganiayaan dan kekerasan terhadap masyarakat, yang telah mengakibatkan korban luka berat.

Untuk mencegah, meminimalisir dan mengantisipasi agar kejadian tersebut tidak terulang, maka dalam pelaksanaan apel khusus ini, ada beberapa penekanan yang harus saya sampaikan, khususnya kepada para Kasatker Koarmada I untuk dipedomani dan dilaksanakan diantaranya selalu meningkatkan jam Komandan oleh perwira mulai tingkat bawah sampai dengan tingkat atas, setiap hari senin diadakan apel satuan dengan pengambil apel Dansat/Kasatker dan satu bulan sekali apel gabungan dengan pengambil apel Panglima Koarmada I, tidak mempekerjakan anggota dan melarang anggotanya untuk Jakker dengan alas an kesejahteraan, bagi prajurit yang melakukan tindak pidana, khususnya narkoba dan kekerasan/penganiayaan berat agar ditindaktegas dan diproses hukum sesuai peraturan yang berlaku dan di berhentikan dengan tidak hormat (PDTH), penyelesaian tindak pidana bagi prajurit melalui pengadilan militer, apabila putusan pengadilan militer tidak ada tambahan PDTH, maka agar dilaksanakan sidang DKP bagi perwira dan Tim Tabiat bagi Bintara/Tamtama untuk diajukan PDTH dan bagi atasan langsung yang tidak berani mengambil keputusan, tidak bertanggung jawab/lepas tanggung jawab, bahkan cenderung melindungi dan menutup-nutupi maka akan dikenakan sanksi jabatan serta Satuan Angkatan Laut di manapun berada harus bermanfaat bagi masyarakat, tidak ada menyakiti dan melukai hati rakyat.

Hadir dalam pelaksanaan Apel Gabungan secara Virtual tersebut yakni, Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T., M.Sc., M.Tr.Hanla., Palaksa Lanal Bandung, Seluruh Perwira Staf, seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lanal Bandung.

(Pen Lanal Bandung)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.