Ditengah-tengah Adanya Bencana Wabah Omicron Covid 19 Banyak Bantuan Bansos KPM Dimanfaatkan Oleh Oknum RT Membuka Warung Dadakan

banner 468x60

Cianjur- Banyak keluhan dari Masyarakat Penerima Manfaat (KPM) kepada pemerintah, kenapa
pembelian Sembako harus ke warung RT yang di buat dengan dadakan padahal keputusan
direktur jenderal penanganan fakir miskin nomor: II /6/SK/HK.02.02/5/2021 tentang
petunjuk teknis penyaluran bantuan program sembako melalui pos penyalur tahun 2021 berisi
sebagian Penyaluran bantuan Program Sembako secara tunai oleh Pos Penyalur di komunitas
diutamakan pelaksanaannya di lokasi yang terdekat dengan elektronik warung gotong royong
(e-warong), pasar tradisional, atau warung sembako
Keluarga Penerima Manfaat sebeara Rp. 200.000,- kali 3 bulan ( Rp. 600.000,- / KPM)
Hasil Konfirmasi (malam Minggu), Sabtu, 28 Februari 2022, Ibu Dedeh Robiah oleh TIM
SKM Buser, tentang ketua RT Fahrudin yang mengadakan Pengadaan barang sembako,
pembelian tidak boleh lagi di di agen/ E-Warong, dia mengatakan saya akan siapkan seperti
Beras, komuniti buah-buahan, ungkapnya Ibu Dedeh selaku ketua Program Keluarga Harapan
(PKH) dan di percayakan oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kp Jambudipa, RT
01 RW 10 Desa Rancagoong Kecamatan Cilaku Kab. Cianjur
Tetapi Keluarga Penerima Manfaat(KPM) merasa kebingungan karena warung dadakan di RT
Fahrudin belum ada barangnya, para KPM, ditekan, ditaku-takuti tidak boleh belanja ke EWarong.
Di tempat lain Konfirmasi Tim SKM Buser bertemu dengan Warga Asep Nurdin, Usep, Adi,
Ai, Warung dadakan Ibu Eni (Istrinya Kang Wawan Calon Kades Gagal) Kp. Golebag RT 01
RW di Desa Munjul Kec. Cilaku Kab. Cianjur, dimana di RT 03 RW 03 Bapak Adin
mengarahkan ke Warung Ibu Eni, di RT Gandaria Didin juga mengarahkan ke Warung Ibu Eni.
(Jumat, 25 Februari 2022)
(RONI.P)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.