Syarat Prestasi dan Pengalaman, inilah Sosok Kepala Sekolah Mumpuni Majukan Pendidikan Gresik

Gresik – H. Daifi. S.Pd, M.Pd, Demikian nama lengkapnya. Pria kelahiran Gresik yang juga alumni S1 Universitas Negeri Surabaya Program Study Bahasa Inggris dan S2 Universitas Adi Buana Program study tehnologi Pembelajaran Pendidikan Formal merupakan Kepala Sekolah yang sarat prestasi.

Bagaimana sosok dan kiprah kepala sekolah yang menginspirasi di Kabupaten Gresik ini?

Diceritakan, H. Daifi memulai jenjang pendidikannya mulai SD di kampung halaman di Kotakusuma, Sangkapura Bawean, lalu SMP dan SMA di Manggar Belitung. Kemudian ia melanjutkan pendidikan S1 Unesa dan lulus pada tahun 1999.

“Untuk S1 jurusan bahasa Inggris di universitas negeri Surabaya dan S2 saya jurusan Teknologi pembelajaran UNIPA PGRI Adi buana ” ujar Pria yang saat ini mencapai pangkat/golongan Pembina Utama Muda IV / C, selasa (20/7).

H. Daifi sudah melakoni profesi sebagai seorang guru kurang lebih sudah 31 tahun silam.

Dimulai pada tahun 1990-1996 menjadi Guru di SMP Negeri Tambak Bawean Gresik, Lalu mengajar di SMP Negeri 1 Gresik pada tahun
1996-2011, dilanjutkan mengajar di SMP Negeri 1 Kedamean Gresik, ditahun 2011-2012 mengajar di SMP Negeri 1 Manyar Gresik.

Baru pada tahun 2015-2017 menjadi Kepala Sekolah di SMP Negeri 4 Sidayu Gresik lalu pindah menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMP Negeri 1 Dukun Gresik ditahun 2017-2019, dan pada tahun 2019-sekarang menjabat sebagai Kepala Sekolah di UPT SMP Negeri 10 Gresik

Baginya, menjadi seorang guru ataupun Kepala Sekolah adalah panggilan hati, meski menjadi seorang Kepala Sekolah bukan terbilang mudah.

Menurutnya, menjadi seorang Kepala Sekolah harus mengabdikan diri dan mengedepankan kepentingan peserta didik dibandingkan urusan pribadi.

“Sebab Kepala Sekolah tidak hanya mengajarkan pendidikan formal, tapi juga menjadikan diri kita sebagai orang tua kedua, ini menjadi salah satu tantangan profesi yang harus dihadapi seorang guru dan Kepala Sekolah,” ucap pria yang kini menjabat sebagai Kepala Sekolah UPT SMPN 10 Gresik (eks SMPN 1 Bungah).

Sebagai seorang Kepala Sekolah, H. Daifi senantiasa terus berupaya meningkatkan kemampuannya. Selain mengikuti pendidikan pelatihan formal maupun informal, sekolah yang di pimpinnya juga kerap terpilih di ajang lomba bergengsi.

Berkat usaha dan kerja kerasnya, H. Daifi kerap membawa Sekolahnya berprestasi di bidang adiwiyata, pada tahun 2016 berhasil menyabet Penghargaan Adiwiyata Kabupaten SMP Negeri 4 Sidayu Gresik.

Tahun 2018 Penghargaan Adiwiyata Kabupaten di SMP Negeri 1 Dukun Gresik.
Dan pada tahun 2020 mendapat Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi UPT SMP Negeri 10 Gresik (Eks SMP
Negeri 1 Bungah)

Sejak di nahkodai oleh H. Daifi, UPT SMPN 10 Gresik kerap mengikuti perlombaan, seperti Olimpiade Sains, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

Seperti pada tahun 2020 lalu, di ajang ISPO (INDONESIAN SCIENCE PROJECT OLYMPIADE) UPT SMPN 10 Gresik menyabet Medali Perunggu,

Pada ajang IID (INDONESIA INVENTORS DAY) tahun 2020 CATEGORY IYIA (INTERNATIONAL YOUNG INVENTORS AWARD) berhasil meyabet Medali Emas.

Berlanjut ditahun berikutnya, Pada ajang ISPO (INDONESIAN SCIENCE PROJECT OLYMPIAD) tahun 2021 juga berhasil meraih Medali Emas.

Ditahun yang sama, ajang lomba I2I (INSPIRE TO INNOVATE) 2021 INTERNATINAL INNOVATION COMPETITION, ada 4 tim siswa siswi UPT SMPN 10 Gresik yang ikut andil dalam perlombaan dan semuanya berhasil menyabet Medali Emas.

“Sampai saat ini anak- anak (siswa) kami sudah menjuarai puluhan lomba berbagai kategori prestasi,” sebutnya.

“Alhamdulillah kita terus meningkatkan preatasi dengan segala inovasi pembelajaran ditengah Pandemi ini, mohon doanya semoga dapat memajukan pendidikan Indonesia,” ujar H. Daifi.

Diceritakan lebih lanjut, untuk menjadi Kepala Sekolah atau Guru berprestasi memang tidak bisa diraih secara instan. Untuk sampai ke tahap sekarang, dirinya mengaku memerlukan proses panjang dan usaha yang sudah dipersiapkan sejak lama.

H. Daifi berharap, ke depan dirinya dapat terus memajukan pendidikan di Kabupaten Gresik. Selain itu, dirinya juga berharap juga lahir para pendidik berprestasi lainnya, dalam rangka memajukan dunia pendidikan.

“Namun yang paling penting, sebagai seorang pemimpin termasuk Kepala Sekolah, sikap dan perilaku kita akan menjadi panutan anak didik, maka dari itu, budi pekerti dan akhlak yang baik juga harus kita tingkatkan untuk kedepan,” ujarnya.

Rilis, Gatot/ DD team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *