Pelanggan Listrik Prabayar di Pakpak Bharat Mengeluh, Mengisi harus ruwet dan ruwet

banner 468x60

PAKPAKBHARAT BUSER  | Sejumlah Pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kabupaten Pakpak Bharat yang menggunakan meteran sistem isi pulsa (token/prabayar) mengeluhkan cara memasukkan nomor token yang dibeli pelanggan dari counter-counter atau penjual pulsa.

Pasalnya, setelah pelanggan selesai membeli token dan nomornya sudah diterima dari counter atau penjual pulsa lalu ingin mengisikan ke meterannya, sering kali mengalamai kendala, bahkan sempat beranggapan penjual pulsa yang bermasalah.

Salah seorang masyarakat Desa Pardomuan Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat j,Surbakti pelanggan Listrik Prabayar menyampaikan keluhannya kepada Buser Rabu (31/03/21), di Salak.

“ Saya kecewa sekali dengan sistem pengisian token pulsa akhir-akhir ini, karena harus kita masukkan nomor seratus digit dengan lima kali ok” ujarnya sembari mengatakan dan untuk mendaptakan kode nomor tambahan selain dari counter itu kita harus menghubungi pihak PLN.

“Ia kalau ada nomor orang PLN sama kita, kalau tidak, bisa gelaplah rumah dan membuat anak-anak jadi ketakutan  karena gelap” kesalnya. Ironisnya lanjut dia, di Pakpak Bharat banyak kali orangtua atau remaja masukkan dua puluh digit sajapun susah, apalagi sampai delapan puluh hingga seratus digit.

Menurutnya, dengan sistem pengisian token yang ribet itu, sudah jauh bertentangan dengan nawacita Presiden ‘ yang salah satu urusan pelayanan masyarakat harus di permudah’ bukan malah ruwet seperti ini. Apalagi lanjutnya, belum pernah dilakukan pihak PLN sosialisasi kepada masyarakat tata cara pengisian token listrik seperti ini. “Saya belum pernah mengetahui BUMN yang bergerak dibidang listrik ini melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memudahkan cara pengsisian token ini” jelsnya.

Untuk perimbangan berita, Buser coba washapp Menejer PT.PLN Rayon Sidikalang Dwiyanto Setiawan (Wawan),guna menanyakan perihal pengisian nomor yang ruwet itu kenapa pelanggan token listrik, harus masukkan nmr 80 digit + nomor token pembelian?

Namun sangat disayangkan Manager tersebut hingga berita ini dikirim ke Redaksi belum ada membalasnya.

Rilis: Berutu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.