Armada Milik Pemkab Mukomuko Tuntaskan Samapah di Pasar Pulai Payung

banner 468x60

SKM BUSER/Buseronlinenews.com – Sampah sebanyak 2 kontainer di Tempat Penampungan Sampah (TPS) pasar Pulai Payung, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, tuntas diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan Armada milik Pemkab Mukomuko,Kamis, (25/3/2021).

Pantauan wartawan dilapangan, 1 unit Armada pengangkut sampah milik Pemda yang dikendalikan oleh supir dari dinas LH Mukomuko, Yanto, setibanya dilokasi sekitar pukul 09.00 WIB langsung Star mengangkat sampah.

Armada hanya berjalan 2 rite dan tidak memakan waktu terlalu lama, sampah sebanyak 2 kontainer di TPS tersebut tuntas diangkut ke TPA.

Saat proses pengangkutan sampah dari TPS ke TPA disaksikan langsung oleh Camat Ipuh, Sepradanur, S.Sos, Ketua pengelola Pasar Pulai Payung, Edi Sapuan dan Bendahara Pasar Pulai Payung, Mustarrudin, SE.

Bahkan pada rite ke 2 berjalan, Camat Ipuh dan pengelola pasar Pulai Payung ikut turun langsung meninjau ke lokasi TPA, ini dilakukan sekaligus untuk mengantisifasi jika terjadi kendala dilapangan.

Camat Ipuh, Sepradanur, S.Sos sendiri saat dimintai tanggapannya terkait keberadaan sampah di pasar Pulai Payung menyampaikan harapan, supaya ada TPA khusus di wilayah Kecamatan Ipuh demikian juga dengan armada milik Pemda Mukomuko supaya bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar wilayah Kecamatan Ipuh. Karena menurut Camat, ini akan lebih efisien daripada sampahnya dibawa ke Mukomuko.

Sepradanurpun mengucapkan terimakasih kepada pihak Pemkab Mukomuko melalui Dinas LH Mukomuko sampah di pasar Pulai Payung jadi terangkat ke TPA.

Selain Kepada Pemkab Mukomuko, Sepradanur juga mengucapkan terimakasih kepada Pemdes Pulai Payung atas upaya yang sudah dilakukan selama ini.

“Kita berharap, khususnya di wilayah Kecamatan Ipuh supaya ada TPA dan Armada milik Pemda Mukomuko juga bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar wilayah Kecamatan Ipuh, karena ini akan lebih efisien daripada sampahnya dibawa ke Mukomuko.

Disisi lain, Kepala Dinas LH Kabupaten Mukomuko, Abdiyanto saat dihubungi wartawan tidak menampik menemui adanya kendala saat mengangkut sampah dari berbagai TPS ke TPA yang ada di wilayah kabupaten Mukomuko selama ini karena kekurangan Armada.

“Kendala, meliputi Jumlah Mobil masih kurang. setidaknya Kita masih butuh 3 Amrol dan 3 Truk lagi, TPA baru ada 3 di Kota Mukomuko, sehingga Kita masih butuh 2 TPA lagi, Tenaga Kerja juga masih kurang dan tentunya Anggaran,” kata Abdiyanto.

Abdiyantopun menyampaikan, Produksi sampah di wilayah Kabupaten Mukomuko diperkirakan mencapai 400 ton per bulan, dengan rincian, 32 ton per minggu diangkut dengan 2 buah Amrol dan 8 ton per hari diangkut dengan 2 truk.
“Inilah tonase sampah yang kita angkut. Sementara itu, potensi sampahnya tentu lebih banyak dari itu. Syukur, kita masih dibantu masyarakat yang peduli kebersihan lingkungan tempat tinggalnya yang memiliki tanah sedikit luas dengan mengolah sampah sendiri dengan cara membakar dan menguburnya.” Pungkas Abdiyanto.

Rilis, Aman Sipahutar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.