PDAM: Digratiskan Hingga Tiga Bulan

banner 468x60

BuseronlineNews.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, salah satunya upaya pemerintah dalam mengatasi masalah sosial akibat dampak (COVID-19) adalah dengan membebaskan biaya (PDAM) Tirta Khatulistiwa bagi kelas satu dan sosial. Untuk kelas menengah biaya akan dipotong tiga puluh persen.

“PDAM Tirta Khatulistiwa akan membebaskan biaya air bersih kelas satu yaitu Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan sosial seperti di rumah ibadah. Buat masyarakat menengah biaya akan kami diskon 30 persen. Rencana ini akan diberlakukan selama tiga bulan ke depan,” jelas Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, kemarin.

Apa yang dilakukan ini untuk meeingankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19. Selanjutnya tentu kata Edi, dengan diberlakukan aturan tersebut, membuat PDAM harus menanggung biaya yang cukup besar. Pasalnya, dengan pemberlakuan gratis penggunaan air bersih dan pemotongan 30 persen bagi masyarakat menengah menengah akan membuat PDAM menanggung biaya selama aturan tersebut diberlakukan hingga tiga bulan ke depan.

Angka pasti biaya yang mesti dikeluarkan PDAM untuk produk sebulannya bisa mencapai Rp 3 miliar. Jika aturan ini dijalankan selama tiga bulan ke depan, maka PDAM harus menyiapkan anggaran Rp 9 miliar buat operasional.

Rilis (Sy. Ahmad/Ms. Syahrief).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.