Update Terbaru Kasus Covid-19 di Kudus Minggu, 19 April 2020, Jam 14.00 WIB

banner 468x60

KUDUS – Perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus, Minggu (19/4) jam 14.00 WIB, terpantau tidak mengalami penambahan yang cukup signifikan. Hingga rilis ini diturunkan, terdapat 23 OTG, 158 ODP masih dipantau, dan 86 PDP dengan rincian sebanyak 59 PDP berasal dari dalam wilayah dan sebanyak 27 PDP berasal dari luar wilayah.


Dari 59 PDP dalam wilayah, sebanyak 27 PDP dirawat, 1 PDP dirujuk, 19 PDP pulang sehat, dan 12 PDP meninggal. Dari 27 PDP luar wilayah, sebanyak 12 PDP dirawat, 1 PDP dirujuk, 9 PDP pulang sehat, dan 5 PDP meninggal.


Untuk kasus Positif COVID-19 tidak ada penambahan kasus. Hanya saja, masih terdapat 6 pasien dari dalam wilayah dan 4 pasien dari luar wilayah. Dari 6 pasien dalam wilayah, 3 dinyatakan Positif dan sedang dirawat, 1 sembuh, dan 2 meninggal. Sementara untuk 4 pasien luar wilayah, 2 dinyatakan Positif dan sedang dirawat, 2 sembuh, dan tidak ada yang meninggal. Total di Kudus terdapat 10 Pasien Positif COVID-19.


Guna menekan laju penyebaran virus COVID-19 di Kabupaten Kudus, Pemerintah Kabupaten Kudus memberlakukan jam malam sejak Sabtu (18/4). Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus Hartopo. Pihaknya mengaku, kebijakan ini diambil untuk mengurangi keramaian masyarakat di fasilitas umum. Kebijakan tersebut telah mendapatkan dukungan dari pihak keamanan. Dalam hal ini, Polres Kudus dan Kodim 0722/Kudus.


“Alhamdulillah sudah mulai berlaku semalam. Ini kita ambil sebagai langkah antisipatif supaya keramaian berkurang. Terpantu semalam target pemberlakuan jam malam tampak lengang,” jelas Hartopo yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kudus.


Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus dr. Andini Aridewi menjelaskan, untuk terhindar dari virus ini, masyarakat diminta untuk selalu menjaga imunitas tubuh. Berbagai cara dapat dilakukan, seperti olahraga rutin, konsumsi vitamin dan makanan bergizi, menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan dan yang terpenting cuci tangan pakai sabun (CPTS).


“Untuk masyarakat, selalu jaga imun tubuh. Ini sangat penting karena jika imun tubuh kita kuat, maka COVID-19 tidak bisa menembusnya. Lakukan olahraga secara rutin, konsumsi vitamin dan makanan bergizi, terapkan pola hidup sehat, jaga kebesihan, dan cuci tangan pakai sabun,” jelasnya.


Selain itu, hingga Minggu (19/4) Pukul 14.00 WIB, jumlah total warga Kudus yang dikarantina sebanyak 75 orang. Sebanyak 51 orang dikarantina di Rusunawa Bakalan Krapyak dan 24 orang dikarantina di Balai Diklat Sonya Warih Menawan. Rata-rata dari mereka pulang dari kawasan zona merah.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus.

Rilis: ( JIMMY )..

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.