LSM GMBI DISTRIK Banyuwangi Menyatakan sikap atas himbauan yang tebang pilih

banner 468x60

BuseronlineNews.com, Banyuwangi – Maraknya tindak pencegahan wabah COVID-19 (corona) dari pihak pemerintahan, TNI dan POLRI ternyata masih Banyak tempat tempat hiburan yang menghiraukan himbauan penutupan sementara tempat tempat di mana banyak orang bergerombol seperti Clup malam, warung kopi, Kafe, dan tempat karaoke keluarga. Minggu 19 april 2020.

“Ketua LSM GMBI DISTRIK Banyuwangi Subandik atau yang akrap di sapa Bandik Kuncir tersebut, menyatakan dugaan adanya himbauan yang tebang pilih, dimana sudah jelas atas himbauwan pemerintah untuk mencegah penularan virus COVID-19 (Corona) salah satunya menutup tempat tempat wisata, dan hiburan malam di mana tempat tempat tersebut mudah sekali penularannya, maka keluarga besar LSM GMBI DISTRIK Banyuwangi Meminta tindakan tegas dari aparatur daerah dan kepolisian.

Syahrul SEKDIS LSM GMBI DISTRIK Banyuwangi juga berkomentar prihatin atas maraknya tempat tempat nongkrong yang masih buka antarnya kafe dan karaoke keluarga, sangat menyayangkan kepada aparat kepolisian dan pemerintah berdiam diri atau menutup tebang pilih kepada pengusaha yang bermodal besar.

Kekecewaan juga di rasakan oleh salah satu pengusaha kafe kecil “Mujiono” yang di mana kafe tersebut adalah pendapatan tungal keluarganya, rasa takut yang di rasakan di saat ingin membuka kafenya karna maraknya penyebaran virus COVID-19 tersebut, tapi kenpa masih banyak kafe kafe tongkrongan yang masih berani buka, tidak menghiraukan himbauan penutupan sementara, apa karna mereka bermodal besar? Mujiono pribadi pun memohon kepada pemerintah untuk jangan tebang pilih kepada para pengusaha kafe dan hiburan malam untuk melaksanakan himbauan pemerintah tersebut.

LSM GMBI DISTRIK BANYUWANGI Mendukung penuh kebijakan pemerintah Presiden RI untuk bersama-sama turut serta memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 (Corona).

Rillis : (Pena Oseng)
Editor : (Ongen Van Lou)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.