Dikonfirmasi Kasus Mengendap, Kasi Intel Kejari Luwu Usir LSM dan JURNALIS, Kajagung diminta Copot Jaksa yang tidak Profesional

banner 468x60

BuseronlineNews.com, Luwu – Sejumlah Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Jurnalis konfirmasi terhadap beberapa Laporan dugaan Korupsi di Kantor Kejaksaan Negeri Luwu Sulawesi Selatan pada Selasa, (14/4/2020).

Para aktivis dan jurnalis diterima dan disambut oleh Kasi Intel Alexande Rantelabi, S.H, Kejari Luwu, aktivis dan jurnalis mempertanyakan sejumlah Kasus Korupsi yang telah diterima dalam sebuah laporan kepada pihak kejaksaan Negeri Luwu.

Namun sangat disayangkan bukannya pelayanan serta sambutan hangat yang diterima oleh para aktivis dan Jurnalis dari beberapa Media, justru Kasi Intel menampakkan sikap kearogansian yang sangat tidak terpuji, dan bahkan rasa kekesalannya memuncak jadi emosi tanpa sadar bahwa dia adalah seorang pejabat penegak hukum dan pelayan publik” ujar Surianto S.Pd.I Ketua DPC LSM LPPM-INDONESIA.

Surianto, S.Pd.I dan rekan aktivis serta jurnalis lainnya juga heran,kami kan datang baik-baik,entah arah angin darimana sehingga Kasi Intel Alexander Rantelabi, S.H, Kejari Luwu malah sontak dengan dialegnya mencari tahu LSM ini asli atau bukan

Lanjut Alexander Rantelabi, S.H, mempertanyakan mana surat Tugas dan berkas asli kalau kalian adalah LSM, saat kami perlihatkan berkas Lembaga sambil marah-marah, lalu Surianto menyampaikan aspirasi bahwa kami datang bersama rekan-rekan Aktivis hanya ingin mempertanyakan sejumlah Laporan kami,lalu Surianto sontak dan naik pitam mengatakan bahwa sepertinya tindakan saudara Alexander dibuat-buat untuk mengalihkan pembicaraan dan membuat para Aktivis LSM dan beberapa jurnalis dari berbagai Media dibuat geram,”0 jelas Pimpinan LSM Pemantau Kinerja Pemerintah dan Masyarakat (PKP-M) Andi Baso Juli, S.H.

Tingkah laku dan kearogansian yang di pertunjukkan oleh Kasi Intel Kejari Luwu terhadap kami dan rekan-rekan Aktivis, justru tidak menampakkan sifat profesionalisme sebagai Pejabat dan Pelayan publik, kami dibentak,di katai-katai yang tidak senonoh, dengan ujaran yang sangat kasar dan bahkan mengusir kami dari kantornya.

Sebagai Aktivis Sosial Kontrol dan sebagai mitra, perlakuan sama halnya tidak beretika, tidak adil serta tidak bermartabat yang kami terima, karenanya kami keberatan dan akan melaporkan tindakan dan perbuatan Kasi Intel Kejari Luwu ini,” pungkas Andi Baso Juli, S.H.

Andi Baso Juli, S.H, sangat prihatin atas tindakan seorang aparat Penegak Hukum jika menurut aturan, seharusnya Kasi Intel tersebut melakukan penyelidikan, menelaah dan menerima aktivis yang datang padanya secara baik-baik, lalu melakukan gelar perkara, barulah mereka bisa mengatakan bahwa laporan tersebut benar atau salah.

Kelakuan Kasi Intel sebagai seorang Jaksa sangat mencederai marwah dan institusi penegak hukum dalam hal ini “LEMBAGA KEJAKSAAN “, dan kami segenap aktivis dan Jurnalis diperlakukan secara tidak adil meminta kepada Bapak Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk mencopot Kasi Intel Kejari Luwu dari jabatannya, segeralah mengambil tindakan kiranya Jaksa yang menjabat Kasi Intel tersebut tidak lagi menjadi popularitas dugaan pendukung permasalahan Koruptor di tanah luwu,” tegasnya.

Sementara itu Kasi Intel Kejaksaan Luwu Alexander Rantelabi, S.H, mengatakan, laporan yang kalian bawa ke Kejari, itu sama sekali tidak benar adanya dan apa yang kalian lakukan di lapangan, baik itu ditingkat Desa maupun di sekolah-sekolah adalah fakta yang terjadi negosiasi, lalu jika itu terpenuhi dan tidak tercapai barulah kalian Laporkan dan itu tidak benar menurut saya,” tandasnya.

Inti permasalahan ini terjadi adalah menjadi sebuah catatan penting pada kami selaku penegak hukum di kejaksaan Luwu, dan sekali lagi anda melakukan hal yang sama, maka dalam hal ini kami tidak akan segan-segan bertindak sesuai Prosedur aturan hukum yang berlaku.dan detik ini juga saya perintahkan kalian keluar dari ruangan ini, keluar semua !!!” dengan nada geramnya Kasi Intel Kejari Luwu Alexander Rantelabi, S.H.

Rillis : ( JD )
Editor : ( Ongen Van Lou )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.