Cegah Penyebaran Covid -19, Forkopimcam Tinjau Kegiatan Pembatasan Masuk Wilayah Trawas

banner 468x60

Mojokerto, Media Buser – Guna mencegah penyebaran Virus Covid-19, Forum Komunikasi Pimpinan Ke Kecamatan (Forkopimcam) Trawas, Kabupaten Mojokerto meninjau langsung pelaksanaan kegiatan pembatasan masuk ke wilayah Trawas.

Kegiatan Physical Distancing ini dilakukan oleh Gugus Penanggulangan Virus Corona (Covid-19) Kecamatan Trawas bersama Relawan Macan Putih dan Banser serta berbagai unsur masyarakat. Pembatasan berlaku bagi penguna jalan, baik yang memakai kendaraan Roda Empat (R4) atau Roda Dua (R2) yang mau masuk ke wilayah Trawas.

“Semua yang mau masuk wilayah Trawas diperiksa oleh petugas Gugus Penanggulangan Corona, tanpa kecuali,” kata Agus Subiyakto, Camat Trawas di sela- sela memantau jalannya pemeriksaan.

Masih Agus, pemeriksaan itu hanya sebatas menanyakan asal dan keperluannya masuk Trawas. “Kalau tidak penting atau sekedar ke tempat wisata, pengguna jalan dipersilahkan untuk kembali,” tambah camat.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini bukan lockdown masuk Trawas, akan tetapi hanya pembatasan pengunjung menuju Trawas. “Kegiatan ini sudah memasuki hari ke tiga, artinya hari ini, hari terakhir pembatasan masuk wilayah Trawas,” ujar Agus.

Kegiatan Physical Distancing, dengan melakukan pembatasan pengunjung menuju wilayah Trawas ini dilakukan, karena wilayah Mojokerto, khususnya Trawas dikepung oleh daerah yang sudah berzona merah. “Dengan pembatasan pengunjung ini diharapkan wilayah Trawas bebas dari virus Corona yang sudah menjadi momok bagi masyarakat,” harap Agus.

Untuk itu, lanjut Agus, kami dari Gugus Penanggulangan Covid-19, yang terdiri dari jajaran TNI, Polri, Satpol PP, Polhut, Dishub, Dinas Kesehatan, Linmas dan Relawan Macan Putih serta Banser, saling bahu membahu, agar penyebaran Virus Covid-19, tidak sampai masuk wilayah Trawas. “Sekarang dan seterusnya, wilayah Trawas jangan sampai terkena pandemi virus Corona, apalagi sampai masuk zona merah, itu jangan sampai terjadi,” pesan camat.

Senada juga dikatakan AKP Pujiono, Kapolsek Trawas. Menurutnya, kegiatan ini hanyalah pembatasan pengunjung dan bukan penutupan. Sebab wilayah Kecamatan Trawas adalah merupakan kawasan wisata. Apabila pengendara dengan tujuan yang jelas atau yang sifatnya urgen, seperti pengiriman sembako maka diperbolehkan masuk.

“Jangan Panik dan Tetap Waspada, ikuti himbauan pemerintah. Mencegah lebih baik daripada mengobati,” pesan Kapolsek.

Perlu diketahui, kegiatan pembatasan ini bakal dilanjutkan secara berkelanjutan, mengingat kawasan Trawas khususnya hari Sabtu dan Minggu pengunjung ke wilayah Trawas sangat banyak.

“Dikawatirkan, justru ini yang sangat membahayakan, karena diantara mereka kemungkinan ada yang terjangkit oleh Virus Covid-19,” pungkas Pujiono.

Terpisah Zainul Arifin, Kades Ketapanrame, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto mengatakan, pihaknya dalam hal ini Pemdes Ketapanrame sangat mendukung pelaksanaan Physical Distancing yang dilakukan oleh Forkopimcam Trawas bersama jajarannya.

“Mudah-mudahan, kawasan Trawas benar-benar bebas dari virus Corona, dan Mojokerto tetap aman dan lepas dari zona merah,” harap Kades.

Rilis : arie

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.