Aparatur Kampung Sri Busono Kompak Langgar UU No. 24 tahun 2009

banner 468x60

Kampung Sri Busono Kecamatan Way Seputih Kabupaten Lampung tengah adalah salah satu kampung yang sangat tidak boleh di contoh dan perlu mendapatkan banyak pembinaan.

Sebuah gedung yang lain adalah KANTOR KAMPUNG SRI BUSONO yang nampak seprti bangunan Villa milik pribadi, di sekitat gedung tersubut tampak lah beberpa orang yang sedang ngobrol di luar gedung.

setelah di konfirmasi mereka rupanya aparatur kampung yang tidak berpakain seragam ,adasalah satu dari mereka yang bilang, gak boleh ngantor pak, CORONA, tapi merka malah bergerombol hanya sekedar ngobrol .

salah satu dari mereka adalah Eka sutarji ( sekdes) sebelum melanjutkan konfirmasi tekait apa yang tedapat dikantor kampung tersebut , awak media minta buku tamu kepada Sekdes sebagai bukti kunjungan , Namun sekdes bilang buku tamu di rumah pak tidak di bawa kekantor , (Senin kan hari kantoran).

setelah di konfirmasi lebih .lanjut tentang Kantor kampung yang seharusnya memasang / mengibarkan bendera merah putih . ( jangankan memasang bendera , tiang bendera pun tak ada ) Eka sutarji pun awlnya berdalih . di lepas saat tidak jam kantor . gak lama lagi Sekdes tersebut .mengatakan Tiang bendera tidak si pasang karena sering hilang .saat pemerintahan yang dahulu .

dengan keadaan kantor kampung yang seperti itu. sudah jelas jelas aparatur kampung sri busono dengan sengaja kompak tidak menghormati dan menghargai Negara kita .dan telah sengaja langgar uu no 24 tahun 2009
tentang , bendera, yang telah diatur tentang ketentuan pidananya , bagi siapa saja yang secara sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketetapan yang terdapat dalam uu no 24 tahun 2009 .

Rilis: (Kairul Anam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.