Hand Sanitizer Dan Masker Langka,Bupati Tiwi Dorong UMKM

BuseronlineNews.com, Purbalingga – Kelangkaan masker dan hand sanitizer di pasaran, membuat Bupati, Dyah Hayuning Pratiwi mendorong kepada para pegiat UMKM agar dapat membuat dua barang tersebut.

Hal tersebut disampaikan Tiwi kepada wartawan, disela-sela penyemprotan desinfektan di kompleks Pasar Segamas, Jumat (20/3/2020) pagi.

“Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya waspada penyebaran Covid 19 di Kabupaten Purbalingga,” kata Tiwi.

Tiwi mengungkapakan, langkah memproduksi masker dan hand sanitizer akan dikoordinasikan dengan dinas terkait serta kalangan UMKM.

Pasalnya, penggunaan masker dan hand sanitizer merupakan salah satu upaya untuk menghindari penyebaran virus Covid 19.

“Ini salah satu upaya kita mencegah masuknya covid 19. Penyemprotan serta mendorong UMKM untuk memproduksi hand sanitizer dan masker,” ungkapnya.

Tiwi bersama tim gabungan PMI dan BPBD melakukan penyemprotan desinfektan di kompleks Pasar Segamas.

Dalam kesempatan tersebut Tiwi menyampaikan bahwa pihaknya menginginkan seluruh fasilitas umum disemprot desinfektan.

“Ini Bagian langkah tanggap penyebaran Covid 19,” tegasnya.

Terkait penyemprotan di sejumlah perusahaan swasta, Tiwi mengatakan akan segera dikoordinasikan.

Terutama di wilayah perusahaan rambut palsu yang memiliki ribuan karyawan.

Tiwi menambahkan di Kabupaten Purbalingga terdapat 13 orang yang masuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid 19.

“Mereka sudah mendapatkan penanganan dari tim kesehatan. Belum ada yang dinyatakan positif Covid 19,” imbuhnya.

Rillis ; Kurniawan.
Editor ; Ongen Van Lou.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *